Sabtu, 22 Juni 2013

Sinyal Analog Dan Digital


Sinyal Analog Dan Digital

Sinyal Analog
Sinyal Analog merupakan bentuk dari komunikasi elektronik. Komunikasi elektronik ini dalam bentuk proses pengiriman informasi pada gelombang elektromagnetiknya dan bersifat variabel serta berkelanjutan. Proses pengiriman suara. Misalnya, pada teknologi telepon, dilewatkan melalui gelombang elektromagnetik ini. ontoh sinyal analog adalah sinyal gambar pada televisi, atau suara pada radio yang dikirimkan berkesinambungan. Satu komplit gelombang dimulai dari voltase nol kemudian menuju voltase tertinggi dan turun hingga voltase terendah dan kembali ke voltase nol. Kecepatan dari gelombang ini disebut dengan hertz (Hz) yang diukur dalam satuan detik. Misalnya dalam satu detik, gelombang dikirimkan sebanyak 10, maka disebut dengan 10 Hz.

Sinyal Analog
Sistem Analog merupakan bentuk dari komunikasi yang merupakan proses pengiriman sinyal pada gelombang elektromagnetik dan bersifat variabel yang berurutan. Jadi, sistem analog merupakan suatu bentuk sistem komunikasi elektromagnetik yang menggantungkan proses pengiriman sinyalnya pada gelombang elektromagnetik. Kekurangan sistem analog ini adalah pengiriman sinyal agak lambat dan sering terjadi error. Pada sistem analog terdapat amplifier disepanjang jalur transmisi. Setiap amplifier menghasilkan penguatan, baik penguatan sinyal pesan maupun noise tambahan yang menyertai di sepanjang jalur transmisi tersebut. Rangkaian analog adalah kebutuhan dasar yang tak tergantikan di banyak sistem yang
 kompleks dan menuntut kinerja yang tinggi.
Pemprosesan Sinyal Analog

Secara alamiah, sinyal yang dihasilkan alam adalah berbentuk analog, misalnya sinyal suara dari mikrofon, dsb.walaupun kemudian bisa diproses dalam domain digital sehingga banyak alat yang mempunyai bagian analog to digital converter(ADC) untuk mengubah tegangan analog ke data digital dan digital to analog converter (DAC) untuk mengubah digital ke tegangan analog.

Gambar Sinyal Analog

SINYAL DIGITAL

Sinyal Digital merupakan hasil teknologi yang mengubah sinyal menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 ( disebut juga dengan biner). Jadi sinyal digital ini disebut sebuah bit. Sinyal digital memiliki berbagai keistimewaan yang unik yaitu :
1. Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat dikirim dengan kecepatan  tinggi. 
2. Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kwalitas dan kwantitas informasi itu sendiri.
3. Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi kedalam berbagai bentuk.
4. Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat banyak.


Komputer mengolah data adalah secara digital melalui sinyal listrik yang diterima atau dikirimkannya. Pada prinsipnya komputer hanya mengenal 2 arus yaitu on atau off, atau istilah dalam angkanya sering juga dikenal dengan 1 (satu) dan 0 (nol). Kombinasi dari arus on atau off inilah yang mampu membuat komputer malakukan banyak hal, baik dalam mengenal huruf, gambar, suara bahkan film-film menarik yang anda tonton dalam format digital Sistem digital amplifier digantikan regenerative repeater.

Fungsi repeater selain menguatkan sinyal, juga “membersihkan” sinyal tersebut dari noise. Bentuk tegangan pada digital adalah bit ( tegangan tinggi “1” atau tegangan rendah “0”) Keuntungan komunikasi digital :
1.Error hampir selalu dapat dikoreksi.
2.Mudah menanpilkan manipulasi sinyal
3.Range dinamis yang lebih besar ( Perbedaan nilai terendah terhadap tertinggi) dapat dimungkinkan

Kerugian komunikasi digital
1.Biasanya memerlukan Bandwidth yang lebih besar.
2.Memerlikan sinkronisasi.

 Gambar Sinyal Digital


Sumber :
http://wawannurjuniawan.blogspot.com/2009/12/sinyal-analog-dan-digital.html


Elemen Sistem Komputer



Elemen Sistem Komputer


Seperti kita pahami bersama, sebuah mesin komputer tidak akan bisa bekerja dengan sendirinya, mesin tersebut bekerja merupakan akibat adanya suatu kesatuan sistem yang terdiri dari:
1. Brainware (manusia)
2. Software (perangkat lunak)
3. Hardware (perangkat keras)

Brainware
Istilah yang digunakan untuk manusia yang berhubungan dengan sistem tersebut. Manusia merupakan suatu elemen dari sistem komputer. Manusia adalah yang merancang bagaimana suatu mesin dapat bekerja sesuai dengan hasil yang diinginkannya.

Software
Merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya.

Untuk mencapai keinginannya tersebut dirancanglah suatu susunan logika, logika yang disusun ini diolah melalui perangkat lunak, yang disebut juga dengan program beserta data-data yang diolahnya. Pengeloahan pada software ini melibatkan beberapa hal, diantaranya adalah sistem operasi, program, dan data. Software ini mengatur sedemikian rupa sehingga logika yang ada dapat dimengerti oleh mesin komputer.

Hardware
Dalam bahasa Indonesia disebut dengan perangkat keras. Merupakan perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun perangkat keluaran.

Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction set tadi. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin tersebut, maka perintah tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang dimengerti oleh mesin tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan perintah yang didapatkan olehnya. Pada beberapa literatur, terdapat satu elemen lagi, yaitu instruction set, meskipun instruction set lebih cenderung kepada perangkat keras. Instruction set adalah perintah yang dimengerti oleh komputer mengikuti perintah standar yang ada pada lingkungan mesin tersebut.


Sumber : http://creative-lab.web.id/v1/?p=676

Komponen Elektronika


Komponen Elektronika
Komponen Elektronika biasanya sebuah alat berupa benda yang menjadi bagian pendukung suatu rangkaian elektronika yang dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Mulai dari yang menempel langsung pada papan rangkaian baik berupa PCB, CCB, Protoboard maupun Veroboard dengan cara disolder atau tidak menempel langsung pada papan rangkaian (dengan alat penghubung lain, misalnya kabel).
Komponen elektronika ini terdiri dari satu atau lebih bahan elektronika, yang terdiri dari satu atau beberapa unsur materi dan jika disatukan, dipanaskan, ditempelkan dan sebagainya akan menghasilkan suatu efek yang dapat menghasilkan suhu atau panas, menangkap atau menggetarkan materi, merubah arus, tegangan, daya listrik dan lainnya.
Pencampuran bahan dasar
Agar semakin baik, bahan-bahan elektronika tersebut juga harus semakin memiliki kesempurnaan dalam mengolah atau mencampurkannya. Namun ada beberapa bahan elektronika yang jika dicampur tidak terbaur dengan sempurna, karena disebabkan kedua bahan tersebut mempunyai perbedaan senyawa atau materi.

Sedangkan para ilmuan mengetahui bahwa jika bahan-bahan tersebut dapat tercampur atau dikombinasikan dengan lebih baik maka akan menghasilkan bahan-bahan elektronika baru yang lebih akurat, lebih baik serta lebih kecil ukurannya sehingga memenuhi karakteristik komponen elektronika untuk masa depan yang lebih canggih. Misalnya dengan campuran yang sedikit saja sesama bahan-bahan dasar tersebut, sudah dapat bekerja dan memiliki kemampuan yang lebih baik daripada komponen-komponen sebelumnya. Sehingga bahan-bahan dasar tersebut dapat digabungkan terus-menerus antara bahan yang satu dengan bahan lainnya namun tetap mengacu kepada ukuran yang lebih kecil seperti yang diinginkan para ilmuan elektronika pada abad ini.

Teknologi ruang angkasa
Namun untuk mencampurkan bahan-bahan dasar elektronika tadi secara lebih baik agar dapat menghasilkan komponen yang lebih canggih kemampuannya sangatlah sulit, inilah yang menjadi sebuah tantangan untuk ilmuwan ahli fisika dan kimia dewasa ini. Para ilmuwan mengetahui bahwa gaya grafitasi adalah salah satu faktor penghalang materi, atom ataupun molekul tersebut untuk menyatu. Maka para ilmuwan pada zaman modern ini mulai memandang ke angkasa dan melirik pada pesawat laur angkasa

Akhirnya, zaman luar angkasa dimulai, teknologi elektronika dewasa ini telah memerlukan pesawat ulang aling. Dengan pesawat itu pula dapat mengantarkan para astronot menuju stasiun laur angkasa selain itu disana mereka juga dapat bekerja lebih leluasa. Dengan keadaan tanpa bobot atau tanpa grafitasi itulah ternyata bahan-bahan elektronika semakin mudah untuk dicampur dengan hasil yang lebih sempurna. Dewasa ini banyak ditemukan bahan-bahan elektronika yang pada saat tidak ada grafitasi di ruang angkasa dapat tercampur dengan lebih baik dan lebih mudah, tidak seperti pada saat di bumi. Setelah tercampur lalu bahan-bahan tersebut dibawa kembali ke Bumi untuk kemudian diproses lebih lanjut.

Maka dengan semakin majunya perkembangan teknologi dari tahun ke tahun bahkan dari hari ke hari, komponen elektronika tersebut juga menjadi semakin canggih dibanding hasil buatan sebelumnya dan tetap mengusahakan ukuran yang semakin kecil baik dari segi bentuk maupun fisiknya serta mulai merambah pula kepada teknologi nano (nano technology).

Daftar komponen elektronik
Sejalan dengan kemajuan teknologi itulah maka komponen-komponen elektronika tersebut juga akan semakin banyak ragam jenisnya mulai dari bentuk fisik, turunan jenis dan karateristiknya.


Sumber: id.wikipedia.org/wiki/Komponen_elektronik